cara menenam sawi

Tentukan Lokasi Penanaman Sawi

Pertama-tama, Sobat Pintar mesti menilai tempat penanaman sawi yang mempunyai jenis tanah yang bagus. Berikut ialah beberapa urusan yang mesti Sobat Pintar simaklah saat Sobat Pintar bakal mulai menempatkan sawi:

untuk pembelian benih sawi murah bisa kunjungi jual benih sayur murah

Pada proses pembibitan, beri bibit Sobat Pintar pelindung supaya ia tidak terpapar pancaran sinar matahari langsung.
Pada masa pertumbuhan, sawi Sobat Pintar bisa mendapatkan sinar matahari sekitar 10-13 jam sehari.
Rekomendasi suhu udara guna proses menempatkan sawi ialah 15-32 derajat celcius dengan tingkat kelembaban 80-90%. Artinya, tumbuhan sawi mesti tidak jarang kali dalam suasana basah, namun tidak tergenang air.
Usahakan tanah pada tempat penanaman punya tingkat pH netral, yaitu di angka 6-6,5.
Apabila Sobat Pintar tidak mempunyai lahan yang cukup, proses penanaman sawi dapat dilakukan di media lain laksana pot atau polybag. Hal ini dapat membantu Sobat Pintar dalam menghemat lahan.

 

Olah Lahan yang Digunakan guna Menanam Sawi

Setelah Sobat Pintar menilai tempat penanaman, saatnya olah lahan yang sudah Sobat Pintar pilih dengan langkah sebagai berikut:

Gemburkan tanah dengan perangkat pertanian apapun.
Saat proses penggemburan, tambahkan pupuk kandang dan aduk sampai tercampur rata.
Diamkan tanah sekitar dua bulan sebelum ditanami sawi.
Tambahkan kapur pertanian bilamana tingkat keasaman tanah tinggi. Setelah ditambahkan kapur, diamkan tanah sekitar dua minggu sebelum ditanami sawi.
Terakhir, bikin gundukan tanah dan beri lubang guna dijadikan media tanam.

Pilih Bibit Sawi

Kemudian, pilih bibit sawi yang bagus dan unggul. Setiap hektar lahan bisa ditanami 750 gram bibit sawi. Berikut ialah ciri-ciri bibit sawi yang baik:

Bentuknya bulat laksana bola berukuran kecil
Kulit dan bibit berwarna coklat
Teksturnya agak keras
Permukaan luar bibit licin serta mengkilap
Jangan pilih bibit yang tidak tenggelam ketika direndam ke dalam air, sebab ia dapat menghasilkan sawi yang tidak maksimal
Jika bibit dipungut dari biji yang dipungut langsung dari tumbuhan aslinya, mesti berumur sangat tidak 70 hari

Semai Bibit Sawi

Lakukan proses penyemaian. Tahapan ini dapat dilakukan dengan memenuhi polybag dengan 5-10 embrio sawi. Siram ia masing-masing dua kali sehari sampai bertunas. Agar proses tunas dapat berlangsung lebih cepat, simpan embrio yang bakal disemai di lokasi sejuk dengan tidak terpapar sinar matahari terlampau sering. Pastikan air yang diperoleh embrio cukup untuk mengawal kelembapannya.

Jika tunas sawi telah tumbuh, biarkan ia sekitar sepuluh hari sebelum dialihkan ke lahan tanam. Berikut ialah langkah pemindahannya:

Siapkan tanah, sekam, serta pupuk kandang.
Campur tanah, arang sekam, serta pupuk memakai perbandingan 2:1:1.
Masukkan gabungan itu ke dalam nampan atau polybag.
Terakhir, masukkan bibit ke dalam media tanam yang sudah disiapkan.
Tanam Sawi
Terakhir, sesudah tunas tumbuhan sawi muncul, kerjakan tahap selanjutnya dengan mulai menanam. Tanam sawi pada gundukan tanah yang telah Sobat Pintar buat. Sebaiknya, pupuk tidak diserahkan secara berlebihan. Hal ini berguna supaya sawi bisa tumbuh dengan maksimal.

Itulah kelima teknik menanam sawi yang baik dan benar. Tidaklah berlebihan guna menyebut sayuran satu ini sebagai sayuran yang memiliki tidak sedikit keunggulan. Di samping dapat menyerahkan tubuh anda asupan vitamin dan mineral, sawi pun ingin mudah guna ditanam. Oleh sebab itu, segera praktekkan teknik menanam sawi yang sudah dipaparkan di atas di lokasi tinggal Sobat Pintar. Kelak sayuran satu ini bisa memberi tidak sedikit manfaat untuk Sobat Pintar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *