Cara Mengurus Izin Kerja untuk WNA

 

Indonesia adalahnegara yang tersingkap terhadap kedatangan penduduk negara asing, tergolong mereka-mereka yang hendak bekerja maupun yang keahliannya memang diperlukan oleh perusahaan nasional.

Sesungguhnya tidak seluruh jabatan dapat dipegang oleh tenaga kerja asing, laksana staf personalia, manajer personalia, serta manajer hubungan industrial. Termasuk buruh kasar jangan dipegang oleh penduduk negara asing. Menjadi tenaga kerja asing di Indonesia pun semestinya tidak mudah, tetapi peraturan pemerintah yang dikeluarkan pada 2018 lalu justeru mempermudah masuknya tenaga kerja asing.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan menyerahkan prosedur yang rumit guna mendapatkan izin bekerja untuk warga negara asing. Aturan tersebut juga menata bahwa tidak seluruh perusahaan dapat mempekerjakan tenaga asing. Kehadiran tenaga kerja asing diinginkan bisa bermanfaat untuk mentransfer kemahiran yang mereka miliki untuk pekerja Indonesia. Permohonan izin guna tenaga kerja asing mesti dilaksanakan oleh perusahaan yang membutuhkan, laksana dikutip dari easybiz.id inilah ini.

Mengajukan RPTKA
Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) diciptakan untuk jangka masa-masa lima tahun dan bisa diperpanjang dengan mempertimbangkan situasi pasar kerja dalam negeri. Namun, dalam situasi tertentu, RPTKA pun dapat berlaku guna waktu yang singkat dan tidak bisa diperpanjang, yaitu jenis kegiatan yang sekali selesai, laksana pemasangan mesin dan elektrikal. Ada pun RPTKA yang mempunyai sifat darurat, yang jangka waktunya melulu satu bulan.

Pertama-tama, perusahaan pemberi kerja mesti mengemukakan RPTKA untuk Dirjen Bina Penta Kemenakertrans. RPTKA yang diabsahkan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk ini diciptakan untuk jabatan tertentu dan jangka masa-masa tertentu. RPTKA ini menjadi dasar penerbitan Izin Mempergunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). RPTKA ini memuat dalil pemakaian TKA, jabatan TKA dalam struktur organisasi perusahaan, jangka waktu pemakaian TKA, dan penunjukan penduduk negara Indonesia sebagai pendamping TKA.

Untuk mengemukakan RPTKA ini, pemberi kerja mesti melampirkanSurat Keterangan Jalan WNA, eksemplar isian RTPKA yang telah diisi, surat izin usaha, akta pendirian perusahaan yang sudah diabsahkan oleh instansi berwenang, dan keterangan mukim perusahaan. Di samping itu, pemberi kerja mesti melampirkan bagan struktur organisasi perusahaan, surat penunjukan tenaga kerja WNI sebagai pendamping TKA dan rencana program pendampingan, surat pengakuan kesanggupan untuk mengemban pendidikan dan pelatihan kerja untuk tenaga kerja Indonesia cocok dengan kualifikasi jabatan yang diduduki TKA, duplikat bukti mesti lapor ketenagakerjaan yang masih berlaku cocok Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981, serta rekomendasi jabatan yang bakal diduduki oleh TKA. Apabila dokumen yang dilampirkan dalam permohonan RPTKA lengkap, pengurusan RPTKA lumayan dilakukan dalam tujuh hari kerja.

Membuat VITAS
Visa Tinggal Terbatas atau VITAS adalahizin bermukim yang mesti dipunyai tenaga kerja asing di Indonesia. Permohonan VITAS dikemukakan oleh pemberi kerja ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Syarat pengusulan VITAS merupakan surat penjaminan dari penjamin/sponsor, data penjamin/sponsor, surat rekomendasi dari badan atau instansi pemerintah mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh TKA, fotokopi paspor kebangsaan, serta bukti memiliki ongkos hidup untuk dirinya dan/atau keluarganya sekitar berada di distrik Indonesia.

Sebagai tahapan kesatu, pemberi kerja mengemukakan permohonan Rekomendasi Kawat Persetujuan Visa (TA.01) untuk destinasi bekerja untuk tenaga kerja asing yang bakal bekerja di Indonesia. Sejumlah dokumen mesti dipersiapkan, di antaranya duplikat salinan paspor TKA yang bakal dipekerjakan, Surat Keputusan Pengesahan RPTKA, susunan riwayat hidup TKA, duplikat ijazah dan/atau penjelasan pengalaman kerja TKA, duplikat surat penunjukan tenaga kerja pendamping, dan sastu lembar potret berwarna ukuran 4 x 6 cm.

Apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi, instansi berhubungan harus mengeluarkan rekomendasi (TA-.01) dan menyampaikan untuk Direktur Lalu Lintas Keimigrasian (Lantaskim) Direktorat Jenderal Imigrasi selambat-lambatnya pada hari berikutnya yang ditembuskan untuk pemberi kerja.

Rekomendasi TA.01 diproses sekitar tujuh hari kerja dan berlaku sekitar dua bulan sesudah diterbitkan. Rekomendasi TA.01 menjadi dasar guna mendapatkan VITAS. Jika permohonan disetujui, Ditjen Imigrasi mengeluarkan surat pengumuman tentang persetujuan pemberian visa tersebut.

Mendapatkan Izin IMTA
Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing atau IMTA adalahizin tertulis guna dapat mempekerjakan TKA dari menteri atau pejabat yang sudah ditugaskan untuk mengeluarkan izin tersebut untuk pemberi kerja. Setelah menemukan RPTKA serta mendapat rekomendasi TA.01 dan VITAS, pemberi kerja, yang dapat dari instansi pemerintah, perwakilan negara asing, kantor perwakilan dagang asing, dan kantor perwakilan berita asing, mesti menemukan IMTA ini.

Permohonan IMTA dikemukakan ke Direktorat Jenderal Bina Penta Kemenakertrans dan melampirkan minimal bukti pembayaran dana kompensasi pemakaian TKA melewati bank pemerintah yang ditunjuk oleh menteri, duplikat draf perjanjian kerja, duplikat surat pengumuman tentang persetujuan pemberian visa, duplikat polis asuransi, dan dua eksemplar pasfoto berwarna ukuran 4×6.

Jika seluruh syarat telah dipenuhi, dalam masa-masa tujuh hari kerja, Direktur Pengendalian Penggunaan TKA akan mengeluarkan IMTA. IMTA berlaku sangat lama setahun dan bisa diperpanjang. IMTA in adalahsyarat sah untuk pemberi kerja untuk memakai jasa TKA tersebut.

Customer Service Fauzi HP/whatsapp XL: +6287727688883

Customer Service Slamet HP/whatsapp XL :+6287776370033

Customer Service Akhmad HP/whatsapp Simpati : +6281290434111

Customer Service Mame HP/whatsapp Simpati : +6282114441424

Proses Dokumen Ida HP/Whatsapp Simpati : +6281282474443

Hukum/Pengadilan Takim HP/Whatsapp XL: +6287784767914

Pickup Document Yatno HP/Whatsapp XL : +6287727356800

Complain HP/Whatsapp Simpati : +6281386251161

Telp kantor : +622122008353 dan +622122986852

Atau dapat menghubungi kami via :

Email: jangkargroups@gmail.com
Telegram : t.me/jangkargroups
Twitter:@fauzimanpower
FB: pt jangkar global groups
Instagram : jangkargroups
Google Playstore : jangkarapps
Google Plus : Akhmad Fauzi Manpower
Youtube : jangkar tv
Linkedin : Akhmad Fauzi Manpower

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *