Jenis Penyakit kulit Yang Tidak Menular

klinik Apollo ~ Penyakit kulit tidak menular seringkali disebabkan sebab gangguan autoimun, penyampaian alergen, dan sekian banyak penyebab lainnya. Hal ini perlu diacuhkan sehingga tidak butuh otomatis menjauhi pengidapnya melulu karena fobia tertular. Berikut macam-macam penyakit kulit tidak menular yang tidak sedikit menyerang.

  1. Jerawat

Jerawat tergolong macam-macam penyakit kulit tidak menular yang paling tidak sedikit dialami oleh orang-orang. Masalah ini diakibatkan oleh penumpukan kulit mati dan keringat yang menyumbat pori-pori, sehinga terjadilah reaksi berupa peradangan. Lebih umum diderita oleh remaja, jerawat dapat muncul sebab pengaruh hormon androgen yang bertambah pada masa pubertas. Kemunculan jerawat bisa ditandai dengan adanya komedo putih, komedo hitam, bintil merah, atau pustula (bintil yang mengandung nanah).

2. Biang keringat

Dikenal pun sebagai heat rash, penyakit satu ini ditandai dengan timbulnya benjolan-benjolan dan lenting merah yang terasa gatal pada kulit. Kondisi ini dapat terjadi ketika berkeringat, ketika ada bakteri yang terperangkap di bawah kulit, atau ketika kelenjar keringat tersumbat. Biang keringat lebih rentan diderita oleh orang-orang yang bermukim di wilayah dengan cuaca yang ingin panas. Di samping itu, situasi ini lebih sering dirasakan oleh anak-anak dan bayi. Hal ini disebabkan oleh pembentukan kelenjar keringat yang belum sempurna.

3. Dermatitis

Dermatitis ialah jenis penyakit peradangan pada kulit. Penyakit ini memiliki tidak sedikit penyebab. Oleh karena itu, tanda dan fenomena yang hadir pun berbeda-beda. Penyakit kulit ini terbagi menjadi macam-macam jenis, akan namun tiga jenis yang sangat umum diderita sebagai berikut.

• Dermatitis atopik (eksim), tidak jarang menyerang lipatan kulit, ditandai dengan ruam merah yang gatal disertai kulit kering yang menebal.
• Dermatitis kontak, terjadi ketika kulit terkena benda atau zat tertentu yang mengakibatkan reaksi alergi laksana ruam dan gatal-gatal.
• Dermatitis seboroik, lazimnya menyerang lokasi tubuh yang berminyak laksana wajah, dada unsur atas, punggung, dan kulit kepala. Ditandai dengan bercak merah dan bersisik.

4. Psoriasis

Psoriasis ialah penyakit autoimun kronis yang menciptakan sel-sel kulit berproduksi terlampau cepat dan tak terkendali. Akibatnya, sel kulit menjadi terlalu tidak sedikit dan menumpuk di permukaan kulit. Normalnya, kulit bakal tergantikan sekitar satu bulan sekali. Namun, pada orang dengan psoriasis proses ini melulu terjadi dalam sejumlah hari saja. Hal ini menciptakan sel kulit menumpuk di permukaan sampai menyebabkan kerak. Ciri khas dari jenis penyakit kulit yang satu ini ialah munculnya bercak merah disertai dengan sisik berwarna keperakan yang terasa gatal dan sakit. Psoriasis sangat sering menyerang tangan, kaki, dan leher.

5. Vitiligo

Vitiligo ialah masalah kulit yang muncul saat tubuh kelemahan melanin. Melanin ialah pigmen pewarna pada kulit. Akibatnya, warna kulit menjadi tidak rata dan menimbulkan bagian kulit yang berwarna lebih cerah dari yang lainnya. Vitiligo dapat muncul di unsur tubuh manapun. Namun seringkali penyakit kulit jenis ini sangat sering tentang leher, tangan, wajah, perangkat kelamin, dan lipatan kulit. Penyakit kulit yang satu ini seringkali ditandai dengan:

• hilangnya warna kulit di unsur tertentu sampai-sampai sebagiannya lebih pucat dan beberapa lagi lebih gelap,
• tumbuhnya uban pada alis, bulu mata, dan rambut,
• hilangnya warna pada selaput lendir contohnya mulut dan hidung, serta
• hilangnya warna pada lapisan dalam bola mata.

6. Rosacea

Rosacea ialah jenis penyakit kulit yang mengakibatkan kemerahan pada wajah sampai-sampai pembuluh darah tampak dengan jelas. Penyakit ini seringkali lebih tidak jarang menyerang perempuan ketimbang pria. Terutama perempuan yang separuh baya berkulit putih. Ciri-cirinya mencakup bercak merah yang hadir pada unsur tengah wajah, pembuluh darah kecil yang lebih tampak di pipi dan hidung, serta terasa panas dan nyeri andai disentuh. Orang dengan rosacea memang mempunyai tanda dan fenomena yang lumayan khas. Terkadang, hadir jugs benjolan merah di wajah yang mengandung nanah. Berdekatan dengan pengidap rosacea tak akan menciptakan Anda tertular sebab memang tidak menular.

7. Melasma

Melasma atau chloasma tergolong macam-macam penyakit kulit tidak menular yang ditandai dengan kemunculan bercak berwarna cokelat atau abu kecoklatan pada wajah. Biasanya tanda ini hadir pada pipi, batang hidung, dan dahi. Belum diketahui secara jelas apa penyebab dari situasi ini. Namun kemungkinannya, chloasma diakibatkan oleh melanosit (sel pembuat warna kulit) yang memproduksi terlalu tidak sedikit warna.

8. Kapalan

Kapalan ialah kondisi di mana kulit merasakan penebalan dan pengerasan. Kondisi ini bisa terjadi sebab kulit yang tidak jarang bergesekan dengan benda lain, kerap terpapar tekanan, atau merasakan iritasi. Tanda kapalan sangat gampang untuk dikenali. Saat disentuh, kulit kapalan terasa tebal dan keras., tetapi lembut di unsur dalam kulit ketika ditekan. Tampilannya pecah-pecah dan kering, terkadang memunculkan nyeri.

10. Ketombe

Termasuk ke dalam jenis penyakit kulit yang menyerang kulit kepala, ketombe adalahmasalah berupa rontoknya serpihan kulit mati yang berasal dari kulit kepala. Ketombe bukanlah situasi yang membahayakan, namun terkadang dapat memunculkan rasa gatal dan mengganggu penampilan, khususnya bila serpihannya terjatuh di atas bahu. Ketombe bisa terjadi dampak adanya buatan minyak, sekresi, dan jumlah jamur yang bertambah pada kulit kepala . Terkadang, ketombe bisa menjadi di antara pertanda situasi kulit lainnya laksana dermatitis seboroik atau psoriasis kulit kepala. Agar terhindar dari sekian banyak kondisi di atas, tidak jarang kali jaga situasi Anda dan perhatikan sekian banyak gejala tak biasa yang hadir pada kulit. Bila kita mulai merasakan sejumlah gejala dari situasi di atas yang mengganggu, silakan konsultasikan ke dokter spesialis kulit.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *