Keamanan sepulang sekolah – tip dan pengingat

 

 

Indonesia Cinta MembacaKetika orang tua menyekolahkan anak mereka untuk program setelah sekolah, mereka menerimanya
begitu saja bahwa anak itu aman. Tapi karena banyaknya anak
berpartisipasi dalam kegiatan ini telah meningkat, perlu dilihat
menjadi masalah keamanan.

Anak-anak menjadi rentan ketika mereka berada di luar kelas. Saat pergi atau
kembali, mereka harus mengetahui rute teraman untuk diambil. Banyak anak nongkrong
dengan teman-teman mereka setelah kelas ini selesai. Cari tahu ‘zona bahaya’ dari
tetangga Anda dan buatlah anak-anak menyadari hal ini.

Anak tersebut harus tahu bagaimana menangani keadaan darurat. Lebih baik berdiskusi
berbagai skenario dengan anak Anda. Katakan padanya apa yang harus dia lakukan jika terjadi
kelas tiba-tiba dibatalkan. Tunjukkan padanya kotak P3K di rumah dan buatlah
yakin dia tahu siapa yang harus dihubungi dalam keadaan darurat. Posting kontak penting apa pun
informasi di tempat yang mudah diakses oleh anak. Jika
anak akan sendirian di rumah, mendiskusikan beberapa hal yang tidak terduga dengannya.
Katakan padanya untuk menggunakan rantai pengaman SELALU.

Sampaikan kepada tetangga dan teman Anda saat dibutuhkan. Beri tahu anak Anda siapa
dapat dihubungi pada saat darurat. Minta anak Anda untuk check-in
telepon. Yang terpenting, selalu beri tahu anak untuk berada dalam kelompok. Mengunjungi toilet
sendirian atau pulang melalui jalan yang terisolasi harus dihindari.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *