Penyebab Gangguan Pendengaran

Alat Bantu Dengar – Dua penyebab utama dari gangguan pendengaran ialah faktor umur dan suara nyaring. Kebanyakan orang mulai tidak banyak terganggu pendengarannya saat memasuki umur 40 tahun. Gangguan pendengaran dampak usia pun dikenal dengan nama presbikusis.
Sedangkan penyampaian suara nyaring berkali-kali dapat merusak indra pendengaran. Gangguan pendengaran yang terjadi secara tiba-tiba diakibatkan oleh suara nyaring laksana suara ledakan atau seringkali kondisi ini dikenal dengan istilah trauma akustik.
Ada dua jenis gangguan pendengaran menurut unsur telinga yang terganggu, yaitu:


1. Gangguan pendengaran sensorineural diakibatkan oleh kehancuran sel rambut sensitif yang terdapat di telinga unsur dalam atau rusaknya saraf pendengaran. Beberapa penyebab gangguan pendengaran sensorineural merupakan:
• Mengidap penyakit meniere, neuroma akustik, meningitis, ensefalitis, atau sklerosis multipel.
• Faktor keturunan.
• Cedera kepala.
• Serangan stroke.
• Kondisi autoimunitas.
• Kelainan telinga.
• Kemoterapi.
• Obat-obatan tertentu.
• Radioterapi guna kanker hidung.
• Adanya infeksi virus di telinga unsur dalam atau di saraf pendengaran.

2. Gangguan pendengaran konduktif lazimnya terjadi ketika gelombang suara tidak dapat masuk ke telinga unsur dalam. Penyebab gangguan pendengaran konduktif, merupakan:
• Gendang telinga pecah atau berlubang.
• Otosklerosis.
• Kolesteatoma.
• Adanya pembengkakan dinding atau disfungsi pada drainase tuba eustachius.
• Rusaknya tulang pendengaran dampak trauma.
• Kelainan telinga.
• Masuknya benda asing ke dalam telinga.

Diagnosis Gangguan Pendengaran

Tes guna mendiagnosis gangguan pendengaran, antara lain:
• Tes fisik. Dokter akan menggali tahu bisa jadi penyebab terjadinya gangguan pendengaran, laksana inflamasi dari infeksi.
• General screening tests. Dokter bakal menguji dengan tes bisik dengan sebanyak kata. Pengidap bakal ditanya apa yang sudah didengar.
• Tes Audiometer. Tes dilaksanakan oleh audiologist. Selama tes berlangsung, peserta akan menggunakan earphone dan memperhatikan suara dan kata.

Pengobatan Gangguan Pendengaran

• Implan koklea, yakni alat tolong dengar yang ditanam di bawah kulit di belakang telinga pengidap.
• Membersihkan kotoran yang menyumbat telinga.
• Auditory brainstem implant, yakni alat tolong dengar yang mengolah suara yang ditangkapnya menjadi sinyal elektrik dan menghantarkannya ke benak pengidap.
• Alat tolong dengar dapat membuat suara menjadi lebih powerful dan gampang didengar pengidap.
• Pembedahan, tahapan ini dilaksanakan jika pengidap merasakan cedera telinga atau infeksi kambuhan.
• Mempelajari bahasa isyarat dan menyimak bibir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *