Tak Ingin Repot ke Sekolah, Ijazah Bisa Dilegalisir di Dinas Pendidikan

Legalisir kemenkumham Dibukannya susunan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, turut membuka kesempatan kerja masyarakat di Kotamobagu.

Sejak dua pekan terakhir, sebanyak instansi pemerintah tampak ramai dengan antrian pelamar CPNS yang mengerjakan pengurusan dokumen kelengkapan pendaftaran.

Sama halnya dengan KTP, Kartu Keluarga, Kartu AK-1, sebagai di antara syarat lengkapnya dokumen pendafataran CPNS, pelamar diharuskan untuk melampirkan Ijazah sekolah sampai transkrip nilai yang dilegalisir oleh pihak yang berwenang.

“Diwajibkan untuk pelamar supaya melegalisir dokumen persyaratannya. Sebab andai tidak, maka ketika verifikasi berkas, akan ditetapkan gugur dan tak mengisi syarat berkas,” ujar Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sahaya Mokoginta, Kamis (27/9/2018).

Sementara itu, masyarakat tak butuh repot guna melegalisir Ijazah mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA sederajat, di sekolah.
Di Dinas Pendidikan (Disdik), legalisir dapat dilakukan sebagai keabsahan dokumen tersebut.

“Legalitasnya sama. Jadi legalisr di sekolah bisa, di kantor Dinas Pendidikan pun bisa. Sehingga tersebut tak butuh antri lagi, sebab ada yang telah ke sekolah, dan pun datang ke Disdik guna legalisir,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala.

Ia menambahkan, penduduk harus meluangkan copyan Ijazah sejumlah Lima eksemplar tiap tingkatan sekolah guna dilegalisir.

“Lima eksemplar akan dilegalisir. Tapi, diharapkan supaya copyannya dilebihkan supaya salah satu dapat kami simpan sebagai arsip,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *